STUDIOSHOOT-31-10 PRINT 0084 WEBP
Ditta - HR

Trifitri Muhammaditta

Marketing Specialist

Kembali ke ringkasan
Blog

5 min baca

January 26, 2026

Stop Kehilangan Prospek: Hubungkan WhatsApp Business dengan CRM Anda (dan saksikan waktu respons menurun)

Apakah Anda tahu kalau Indonesia merupakan negara Top 5 dengan pengguna WhatsApp terbanyak? Iya! Per tahun 2024, ada 112 juta pengguna yang chatting and berkomunikasi lewat WhatsApp, berdasarkan laporan dari World Population Review. Di peringkat teratas dihuni oleh Indonesia, disusul dengan Brazil, lalu Indonesia di posisi ketiga. Peringkat keempat pengguna terbanyak adalah Amerika Serikat, dan tetangga kita di ASEAN, Filipina, duduk di posisi kelima.

Dan, ini saja angka dari dua tahun lalu. Jumlah pengguna terus naik.

Berdasarkan keterangan Indonesia Country Director Meta, Pieter Lydian, di WhatsApp Business Summit 2025, hampir 9 dari 10 konsumen Indonesia menggunakan WhatsApp untuk berinteraksi dengan sebuah bisnis setidaknya seminggu sekali—itu berarti 88,8% dari keseluruhan penduduk Indonesia, loh! Lebih dari 100 juta masyarakat Indonesia sudah menggunakan WhatsApp di dalam kehidupan sehari-hari. Tapi, pertanyaan untuk para pelaku usaha adalah "Apakah Anda sudah punya WhatsApp Business? Apakah sudah dihubungkan ke CRM Anda?"

Apakah Anda memperlakukan CRM Anda sebagai daftar kontak?

Mulai dari UMKM sampai perusahaan besar, bisnis mengandalkan alat manajemen hubungan pelanggan (Customer Relationship Management/CRM) untuk mengelola dan menyimpan detail pelanggan. Kalau Anda masih memperlakukan CRM seperti daftar kontak, Anda berjuta-juta langkah di belakang kompetitor Anda! Alat CRM, seperti monday.com, terhubung dengan email Anda sehingga Anda bisa mengirimkan email outreach, follow-up, atau email break-up langsung dari sana.

Oke, itu email. Bagaimana dengan WhatsApp? Apakah Anda bisa mengirim pesan WhatsApp langsung dari CRM? Beberapa CRM punya kemampuan bawaan tersebut, namun yang lainnya memerlukan integrasi.

Contohnya saja, monday CRM. Platform tersebut menawarkan ratusan aplikasi dan integrasi sehingga Anda bisa dengan mudah memilih salah satu yang cocok dengan kebutuhan bisnis Anda, seperti WhatsAppp Business Integration yang kami luncurkan tahun lalu. Setelah terintegrasi, Anda bisa mengirim email dan pesan WhatsApp langsung dari monday CRM.

Membangun hubungan kuat dengan pelanggan lewat WhatsApp

Lingkungan bisnis sudah semakin kompetitif dengan adanya perkembangan komunikasi digitial. Kunci untuk bisa menonjol dari kompetitor terletak pada kemampuan Anda untuk memberikan pengalaman terbaik dan tak terlupakan. Effective communication menjadi hal dasar untuk membangun pengalaman kuat dan positif, dan menciptakan basis pelanggan yang setia.

WhatsApp menyediakan komunikasi langsung antara perusahaan dan pelanggan sehingga memungkinkan interaksi real-time yang mampu meningkatkan kepuasaan dan kesetiaan pelanggan terhadap merek Anda. Dengan kemudahaan akses dan kecepatan responsnya, WhatsApp Business mampu memengaruhi persepsi dan perilaku pelanggan dalam memilih produk atau layanan. Baik Anda menggunakannya untuk menghubungi prospek atau layanan pelanggan, dapat kita simpulkan bahwa customer engagement lewat WhatsApp Business meningkatkan jumlah pelanggan secara signifikan.

Cold-calling is dead, WhatsApp is on the rise

WhatsApp tak hanya memengaruhi kepuasan dan kesetiaan pelanggan. Namun, pada utas LinkedIn yang ditulis oleh Sales Nabil, ia menulis, “Di London, cold call itu 'Giat’. Di Jakarta 2026, cold call adalah ‘Teror’." Beneran?

Cold Calling is Dead in Indonesia - Saleh Nabil

Kalau Anda menghitung komentar-komentar "Setuju banget", "Akurat", "Valid", atau "Betul banget" dari utas ini, pasti amat banyak. Seorang Spesialis Penjualan Internasional berkomentar bahwa komunikasi tertulis lebih disukai di tahap awal, di mana salespeople dapat mengagihkan katalog dan informasi produk sehingga pelanggan bisa meninjau detail sepuasnya. Panggilan telepon dianggap lebih mengganggu daripada komunikasi tertulis, dan hanya efektif ketika pelanggan menyatakan minat mereka dan kepercayaan sudah terjalin.

Mengapa bisnis harus mengadopsi WhatsApp Business

Pada tahun 2024, Boston Consulting Group (BCG) melaporkan bahwa konsumen Indonesia semakin memilih pesan instan sebagai mode komunikasi mereka dengan bisnis. BCG menemukan kalau pesan instan murni (seperti, WhatsApp, Telegram, dan platform berbagi teks, audio, dan media real-time berbasis internet lainnya) dan pesan instan media sosial (seperti, Instagram Direct, TikTok Direct Messaging, dan pesan multimedia lainnya di dalam plaform media sosial) muncul di posisi teratas, melewati kanal tradisional seperti, pos-el, chat di dalam aplikasi, dan SMS. Lebih dari 80% bisnis melaporkan hasil yang sukses dari menggunakan pesan instan murni atau pesan instan media sosial di satu atau lebih tahapan dalam siklus penjualan.

Berdasarkan penelitian kami, adopti 'business messaging' semakin populer di kalangan perusahaan. Sementara usaha-usaha kecil sudah menggunakan 'business messaging' untuk mendigitalisasi dan meningkatkan kehadiran daring mereka selama bertahun-tahun. Kini, bisnis besar menyadari bahwa 'messaging' merupakan komponen penting di dalam model bisnis mereka. Tujuh dari 10 perusahaan besar menilai 'messaging' sebagai hal yang sangat amat penting bagi keseluruhan bisnis mereka.

Tarandeep Singh – Direktur – Boston Consulting Group

Supaya bisnis tetap unggul, mengadopsi dan meningkatkan strategi pesan atau messaging adalah hal yang mutlak. Hal ini akan memungkinkan mereka untuk memenuhi ekspektasi konsumen dan mendorong keterlibatan mereka yang lebih dalam.

Integrasikan WhatsApp Business dengan CRM Anda

Kami memahami pentingnya terus beradaptasi dengan lingkungan bisnis yang selalu berubah. Anda akan menemukan 5 faktor kunci keberhasilan yang diperkenalkan BCG untuk membantu mengoptimalkan pesan bisnis sangat bermanfaat. Berdasarkan kelima faktor ini, mengintegrasikan WhatsApp dengan Sales CRM Anda akan membantu tim Anda bekerja lebih lancar dan efisien karena kebutuhan untuk beralih antar aplikasi dihilangkan—semuanya dapat dilakukan dalam satu platform—sekaligus memecah silo organisasi, menciptakan perjalanan pelanggan yang lancar, serta meningkatkan keamanan data.

WhatsApp Business Integration untuk monday.com dirancang untuk mengotomatiskan komunikasi WhatsApp langsung di dalam monday CRM. Dengan cara ini, tim Anda dapat menghubungkan tugas dengan pesan WhatsApp sehingga memberdayakan organisasi Anda untuk menyederhanakan workflow dan meningkatkan produktivitas. Tak ada lagi riwayat obrolan yang sering hilang atau data spreadsheet yang Anda masukkan secara manual untuk melacak kinerja.

Eskalasi isu di layanan pelanggan atau customer support, mengumpulkan saran pelanggan, atau mengelola saluran penjualan, semuanya dapat dilakukan melalui monday CRM setelah integrasi dengan WhatsApp Business selesai diatur. Bayangkan betapa efisiennya tim Anda!

Kesimpulan

CRM + WhatsApp = Win

CRM bisa melakukan banyak hal, enggak cuma menyimpan informasi kontak prospek dan pelanggan. Kalau Anda memperlakukannya seperti daftar kontak saja, enggak hanya Anda kalah dalam pertempuran, tapi juga dalam peperangan. Kenapa? Karena mengirim email, cold-calling, atau SMS bukan lagi pilihan utama di Indonesia, bahkan Asia Tenggara. Pesan berbasis internet, seperti WhatsApp, melaju lebih cepat dibandingkan yang lain. Khususnya, pelanggan di Indonesia, lebih menyukai interaksi WhatsApp daripada penggilan telepon, dan bisnis melaporkan hal positif dari hal tersebut. Mengadaptasi strategi Anda untuk pasar Indonesia atau Asia Tenggara adalah kunci memenangkan deals, dan strategi ini bekerja sangat baik ketika tim Anda menjalankannya dengan efisien di dalam satu CRM.

Irsyad

Hubungi Irsyad

Irsyad Gusman

IT Business Consultant